Suicide.
24.5.21
#feelingnmeaning
Kertas A2, cat acrylic, bulpoin, water color.
18.5.21
4.5.21
I don't know what love is
Whether love is life itself and the world, isn't it?
Water stream and its gurgling,
Leaves fall and whirlwind,
You and me,
I and live,
Life and the world,
Poets and poetry,
Tea or coffee,
Guitar and music,
Isn't it?
This Sunday evening,
splash water on my face,
A second gone by itself,
The cold linger occupy my mind.
Actually, my heart mystify warm.
27.4.21
Jika aku terlahir tuli buta dan bisu (Siapa lah aku)
Jika aku terlahir tuli.
Akan kah dunia begitu sunyi?
Apakah aku bisa dengar berisiknya suara alam?
Jika aku terlahir buta.
Bisa kah aku lihat warna cahaya?
Akankah aku tetap kagum pada indahnya dunia?
Jika aku terlahir bisu.
Mampukah orang-orang memahami gerakan tangan,
tulisan bahkan maksud dari igauanku?
Bisakah mereka membaca raga, batin, dan jiwaku?
Jika aku terlahir tuli, buta, dan bisu.
Meski tak cacat sedikit pun intuisi, perasaan, dan akalku.
Mampukah aku tetap menerima gelap dan terang dalam aku?
Tapi, bagaimana jika aku terlahir cacat pikiranku.
Bisa kah aku mengenal diri sendiri dan mengenal-Mu?
Lantas, marah kah Engkau karena itu?
Jika aku, tidak pernah lahir, Tuhan..
Jika aku, tidak pernah ada.
Jika aku tidak pernah diciptakan..
Bagaimana jadinya aku?
Adakah aku?..
Siapa lah aku.
25.4.21
Under the vast sky
At night in a crowded city,
People rest themselves.
I sit alone under the vast sky,
On the silent street.
Dream, dream on,
I find solitude and peace.
24.4.21
That years
What will it be?
I find that seasons too,
has come and gone.
Flowers will bloom;
to fall under the wind.
Frolicking by destiny's whirl,
22.4.21
Hopeless
The gloomy clouds above in the dark night
Covering the sky by its pitch black
How will I ever see the light?
10.4.21
Hal yang tidak ingin dilupakan..
10.3.21
Ah, Kita seharusnya Sedih
5.3.21
24.2.21
14.2.21
#Feelingnmeaning
visible part called the body.”
7.2.21
We've got our wings and we're chasing the wind
We have to believe that there's more than it seems
More than a soul in a boat in a sea of sinking dreams
We're all looking for something, for someone, for anything
For anyone and we're gonna fly on a white wind
We're gonna dance through a blue sky.
Will the faithful be rewarded when we come to the end?
Will we miss the final warning from the lie that we have lived?
And every road we take will lead us to home, our home
Just shine till there's nothing left, but us.
/Us-II/
And who's gonna make us fall in love?
We don't say much at all
We wanna see what we see when we sleep
We wanna know where we gonna go
When a heart must go where it belongs.
/Us-III/
We'll take a quite places
A heart that's full up like a landfill
And we know how just to cry
And we know how just to happy
And we know how just to touchy
We don't know how to stop loving it purposely.
*Dari lagu-lagu yang diputar acak
4.2.21
Ilusi
Ketika aku melirik kearah lain barang sedetik, muncul sebuah tanda. Seolah seperti sihir, aku langsung membelalakkan mata kembali fokus. Meski tidak pernah terlontar satu huruf pun dari bibir, meski hanya tanda aneh tak masuk akal. Seolah aku mengerti tatapan mata, mimik, gerak-gerik; berkat intuisi dan analisa gilaku, selalu kutemukan makna yang lebih gila diluar nalar.
Dia terus berlari.. aku berlari sekuat tenaga untuk berada sejajar. Semakin aku pacu lariku, semakin jauh. Aku sempat berhenti. Dia ikut berhenti seolah--mungkin berpura-pura--menunggu, lalu muncul lagi tanda aneh. Aku kira aku mengerti. Aku berlari lagi, dia berlari lagi. Aku berhenti. Dia berhenti. Aku lari, dia lari. Aku berhenti dia berhenti. Aku bertanya, dia tidak mendengar. Aku memberi tanda, "Siapa namamu?"; Dia memberi tanda :
2.2.21
Dibalik Kucing Ajaib
"Wis suwi ra tau ketok, ning ndi ae?" Tanyanya sejenak saat aku duduk disampingnya.
"Seharuse aku sing takon cing, it's been a long day, how's life?" Tanyaku balik, dengannya aku merasa tidak punya rasa malu, sungkan, atau gak nyaman memamerkan pencapaian lisan bahasa inggrisku yang masih pletotan.
"Well, everything is allright, yours?"
Aku lumayan kaget dengan jawabannya. Lha baru kali ini eh ada kucing yang bisa ngomong pake bahasa Inggris kecuali Garfield dan Tom.
"Kayak sponsor cing, Life is never flat. Ngomong-ngomong kenopo kuwi mesti teko pas bulan Februari tok, liyane ning ndi?"
"Aku datang dan pergi sesuai yang kamu harapkan mbak.... Miruoy noitani gami." *
"Haaa? kuwi ki ngomong opo tho, aku ga iso bahasa Jepang, bahasa Inggris ae sik belajar"
Dia tidak menjawab.. Aku mikir-mikir mencerna apa arti dan maksud kalimat terakhir.
Beberapa menit otak bekerja, tiba-tiba.. kling! Lampu 5 WAT menyala diatas kepala.
"Serius cing? jadi selama iki...." Aku termangu sampai tidak bisa meneruskan kalimat yang seharusnya aku tanyakan.
"Yaaa, I never exist in this world, mbak."
"So, are you ALIVE or not?" Tanyaku lagi. (Beri penekanan di kata berhuruf balok)
Dia hanya mengangkat bahu, lalu sekejap mata menghilang.





