Kalaupun nanti aku bisa menatap matahari, biar cahayanya menelusuk mata tanpa retina, maka saat itu aku tak kasat mata karena terangnya telah menyetubuhi sukma. Ku jalin ikatan sahabat dengan denting jam, ku pastikan tak 'kan kau dengar lagi keluh kesah. Aku 'kan pulang sebenarnya pulang pada rumah sebetulnya rumah. Aku benarnya aku tanpa babibu, 'kan ku cumbu tenang dan senang sepanjang waktu. Selamat tinggal tubuh, aku
tidak akan merindukanmu!
*Beberapa hari lalu aku mimpi aku mati rasanya nyata dan tenang :') sedikit ngeri tapi menakjubkan.