Aku si baik hati yang tidak tega melihat orang lain kesusahan.
Hanya rangkaian kata yang tak menyesap dalam laku kesehariannya.
Tulisan-tulisan mengenai Tuhan, kebaikan, kebajikan, bahkan soal ibadah, hanya hidup dalam tempurung kepalanya. Namun kosong dalam sikap-hidupnya.
Jadi..
Jangan pernah percaya apa yang pembual ini tulis. Apalagi sampai menganggap si pembual ini manusia suci, baik, sholeh hanya dari kata yang ia rangkai. Hapus itu dalam benakmu! Bahkan, saat ini saja dia sedang membual.
Jadi..
Jangan pernah percaya apa yang pembual ini tulis. Apalagi sampai menganggap si pembual ini manusia suci, baik, sholeh hanya dari kata yang ia rangkai. Hapus itu dalam benakmu! Bahkan, saat ini saja dia sedang membual.