6.10.20

Pak buk aku tidak bisu
Aku bicara lantang
Pita suaraku hampir putus
Tapi aku tidak pernah didengar
Apa mereka yang tidak punya telinga?
Tapi kulihat dua telinga mereka terpampang
Kenapa mereka tidak bisa mendengarku?
Apa mereka semua tuli?
Setidaknya jika tak punya telinga
Dengar kami dengan hati nurani

Pak buk terimakasih aku tidak buta huruf
Sudah kutulis ratus, ribuan bahkan jutaan kata
Tapi mereka tidak pernah membaca tulisanku
Tak iba pada rongrongan kataku yg meronta-ronta
Apa mereka yang buta huruf?
Tapi mereka bisa membaca 
Kesempatan busuk memperkaya sanak family mereka

Pak buk puji Tuhan aku bisa melihat
Hamparan luas rumah tak beratap
Apa tidak mereka lihat keadaan kita?
Kesejahteraan mana yang mereka bicarakan?
Kita, atau mereka sendiri?
Siapa yang mereka wakilkan?
Kita, atau kemakmuran mereka sendiri?
Pak buk sumpah apa yang mereka gaungkan?
Tuhan saja mereka kibuli, apalagi kita?

2.10.20

Mikrokosmos

Aku tau..
Aku bercermin ke aku
Aku kadang lupa Tuhan
Liyan juga makhluk kompleks sepertiku
Aku sering lupa Tuhan
Hidupku sedetik umur bumi
Apa hidup ini linear? 
Atau berulang? 
Aku kerap kali lupa Tuhan
Nanti aku pasti lenyap
Tiap hari jatah waktuku pudar
Titik-titik detik mulai menampilkan gambar
Meski samar-samar
Kertas kosong hampir penuh coretan
Tak lama jadi sebuah cerita antar fiktif dan nyata
Oh ya aku lupa Tuhan
Aku manusia
Tak segan ego jadi bos
Yang terekam di otak hanya
Aku aku aku
Aku lupa manusia memang begitu
Aku lupa manusia lain membacaku
Oh ya aku lupa Tuhan
Doaku tentang usia
Tak perlu lama-lama
Tapi tapi tapi
Aku masih bertanya-tanya tentang dunia? 
Beri aku waktu lagi!
Oh ya Tuhan
Aku tidak bosan bicara denganMu
Aku pusing memikirkan aku
Aku bingung memahami aku 
Aku sepertinya tau.. 
Aku salah cangkang
Ketinggalan kereta zaman
Aku kesasar di dalam waktu
Aku terjebak dalam aku
Tuhan.. 
Ragu-ragu gemar menghantui
Takut merusak pintu optimis
Pikiran keruh dibanjiri kata negatif
Ini apa? Bagaimana?
Seperti si dungu yang begitu naif
Bertanya sana sini
Tidak tau banyak hal
Mengkungkung pikirannya sendiri!
Tuhan, sepertinya aku tau.. 
Aku memang tidak tau!
Tuhan, aku sepertinya tau..
Aku cuma butuh tidur
Lalu terbangun dan sadar kalau ini mimpi
Aku sepertinya tau.. 
Sekali lagi aku mengoceh
Bla bla bla bla bla
Diperintah otak kolaborasi dengan rasa
Asal tulis tak acuh estetika
Aku seperti tau.. 
Mikrokosmos itu aku?