Kau tau kenapa aku menulis doa-doa?
Tuhan, tolong disetiap hariku, ingatkan aku untuk selalu mengasah empati. Jangan biarkan hatiku tumpul melihat sodara-sodaraku yang membutuhkan uluran tangan. Tolong, ingatkan aku jika suatu hari nanti lupa dengan perasaan ini. Tegur aku, cubit lenganku, jika suatu hari aku semena-mena mengambil hak orang lain.Jika suatu hari kesombongan menenggelamkan nuraniku, Tuhan, tolong selalu ingatkan aku bahwa aku bagian kecil dari perjalanan ruang dan waktu. Jika suatu hari keserakahan memudarkan rasa kemanusiaanku, Tuhan, tolong ingatkan aku bahwa ragaku tidak hidup selamanya dan banyak sekali yang tidak mungkin aku mengerti dan tidak semua hal mampu aku miliki.Tuhan, jika pandanganku terhadap orang lain terbiaskan oleh hal-hal yang diluar dirinya, yang tidak terlibat dalam sisi kemanusiaanya. Tolong ingatkan aku bahwa sejatinya kita setara.Tuhan, jika aku lupa siapa aku, tolong ingatkan. Tegur aku, sentuh hatiku. Jangan biarkan aku lupa. Tolong, teriakkan dengan lantang pada telingaku jika pada suatu hari nanti aku menyerah atas hidup; Beri kedamaian dalam hati dan pikiranku, tegarkan hatiku dan kuatkan langkahku. Terima kasih.
..... karena aku seorang pelupa.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar